Kategori
Uncategorized

Cara Memergoki Pencuri di Tempat Kerja

Cara Memergoki Pencuri di Tempat Kerja. Di tahun 2013, sekitar 78.000 karyawan di AS ditemukan mencuri sekitar AS$55 juta dari majikannya. Data tersebut hanya memperhitungkan pegawai sektor ritel. Tren pencurian dari kantor ini bukan tanpa korban. Usaha dan komunitas yang dilayani usaha tersebut akan merugi karena dengan keuntungan yang menipis, usaha akan terpaksa menaikkan harga sehingga konsumen akan terkena dampaknya. Untungnya, ada cara yang dapat dilakukan oleh seluruh bagian perusahaan, mulai karyawan terendah hingga pemilik usaha, untuk memergoki karyawan tak jujur dan mengakhiri pencurian di tempat kerja. yang telah kita rangkum dalam Gilessociety

yang disupport oleh IDN Poker77 Apk

Kumpulkan setiap bukti pencurian dengan saksama.
Untuk memergoki pencuri di tempat kerja, Anda harus memiliki informasi. Segera setelah pencrian terjadi, kumpulkan informasi yang dapat membantu Anda mengetahui kapan, di mana, dan jika memungkinkan, di sekitar siapa pencurian terjadi.Data yang mungkin ingin Anda kumpulkan di antaranya:

    • Tanggal dan waktu pasti kehilangan uang/barang;
    • Saldo awal dan akhir setiap mesin kasir (dalam kasus pencurian uang);
    • Jumlah inventoris dan penjualan (dalam kasus pencurian barang);
    • Nama karyawan yang sedang bekerja saat pencurian terjadi;
    • Data gesekan kartu akses, bila memungkinkan;
    • Laporan pengeluaran karyawan; dan
    • Catatan penggunaan peralatan.

Jika Anda tidak memiliki informasi, mulailah merekam saat Anda mencurigai adanya pencurian. Rekaman biasanya sudah cukup untuk mencegah pencurian di masa depan, namun jika pencurian masih berlanjut, Anda akan lebih siap memergoki pencuri.

Temukan cacat pada catatan.

Perhatikan catatan Anda, lalu temukan hal yang kelihatannya tak masuk akal, atau celah-celah yang memungkinkan uang atau barang hilang. Makin baik pembukuan Anda, makin besar kemungkinan Anda menemukan bukti pencurian.

  • Misalnya, saat Anda memeriksa catatan stok, Anda mungkin menyadari bahwa 20 ponsel pintar d awal hari telah berkurang menjad 10, namun hanya 9 yang terjual. Hasil perhitungan tersebut tentu merupakan tanda tanya, dan harus Anda investigasi.
Perhatikan fungsi mesin kasir.

Karyawan yang mencuri dari mesin kasir biasanya menggunakan berbagai taktik untuk menutupi jejak, umumnya dengan bantuan fungsi tertentu untuk mendapat kesempatan mencuri. Misalnya, karyawan yang tak jujur mungkin menggunakan fungsi no sale pada mesin kasir untuk mencuri. Saat pembeli memberikan uang, perintah no sale pada mesin kasir dmasukkan sehingga mesin terbuka. Karyawan akan memberikan kembalian pada pelanggan, dan mengambil uang dari mesin kasir. Pelanggan tidak mungkin tahu kelicikan ini, dan penjualan pun tidak akan tercatat.

  • Fungsi mesin kasir yang perlu Anda waspadai dntaranya:
    • No Sale
    • Refund
    • $0 Sale
    • Laporan (karyawan tak jujur mungkin mengantungi hasil penjualan yang terjadi saat mesin kasir mencetak laporan).
  • O’Dell Restaurant Consulting memiliki panduan lengkap berisi trik pencurian yang biasa dilakukan karyawan, dan beberapa trik tersebut memanfaatkan fungsi-fungsi khusus pada mesin kasir.Bacalah panduan tersebut di tautan ini. Meskipun tautan tersebut berfokus pada restoran, banyak trik yang disebutkan dalam panduan tersebut juga berlaku di berbagai bidang lain, termasuk ritel.
Jika terjadi pencurian uang, lakukan perhitungan uang di mesin kasir.

Salah satu cara paling umum untuk mengatasi pencurian uang adalah dengan meminta karyawan menghitung uang di mesin kasir pada awal shift, dan menghitungnya kembali di akhir shift. Hasil perhitungan akan dbandngkan dengan laporan penjualan. Sistem ini relatif mudah dlakukan, dan meskipun sistem ini tidak djamin menghentikan pencurian uang dari mesin kasir, pencurian yang terang-terangan pasti akan dapat dpergoki dengan mudah.

Menggunakan tabel standar akan memudahkan pemilik dan supervisor menerapkan sistem ini. Sertakan baris berikut pada tabel:

    • Saldo awal
    • Penjualan tunai
    • Penjualan kartu kredt/cek
    • Total penjualan
    • Saldo akhir
Jika memungkinkan, gunakan data dari rekaman video.

Jika perusahaan Anda memiliki sistem keamanan CCTV, perhatikan rekaman untuk menemukan bukti pencurian, terutama jika kamera mengarah ke lokasi pencurian seperti mesin kasir. Gunakan informasi tersebut untuk mempersempit waktu dan tempat kejadn, lalu tunggulah tanda-tanda laten pencurian, seperti:

  • Tangan pegawai memindahkan uang dari mesin kasir ke saku.
  • Uang yang berpindah dari mesin kasir ke wadah tips.
  • Kebiasaan aneh ddaerah mesin kasir (misalnya, karyawan tak jujur mungkin menandai mesin kasir secara hati-hati untuk mengingat berapa jumlah yang ia curi dari mesin kasir sehingga ia bisa menyesuaikan laporan keuangan).[4]
  • Barang jualan yang berpindah ke saku, dompet, tas, dlsb.
  • Barang yang masih dapat djual dpindahkan ke tong sampah.[5]
  • Akses tak diizinkan ke penyimpanan uang, brankas, dll.
  • Kunjungan ke kantor dluar jam kerja,
Tanyai karyawan satu per satu.

Meskipun pencuri tidak akan mengaku jika diinterogasi, karyawan jujur mungkin bisa memberi Anda petunjuk. Pertimbangkan untuk memanggil karyawan ke kantor Anda untuk berdskusi dengan jujur dan terbuka mengenai pencurian di kantor. Anda bisa menanyakan apakah mereka mengetahui adanya karyawan yang mencuri, atau meminta tolong pada mereka untuk membantu menghentikan pencurian. Anda juga bisa mengingatkan karyawan Anda tentang aturan terkait pencurian di kantor Anda.

  • Ajaklah karyawan berbicara satu per satu di ruangan Anda. Karyawan Anda mungkin lebih merasa aman jika mereka tidak berhadapan dengan karyawan lain.
  • Anda juga mungkin ingin berbicara dengan sebanyak mungkin karyawan, bahkan seluruh karyawan jika memungkinkan. Dengan demikian, jika karyawan yang mencuri dpecat, akan sulit baginya untuk mengetahui siapa yang membocorkan informasi mengenai kelakuannya.
Pertimbangkan untuk mengadakan audit internal dengan bantuan investigator pihak ketiga.

Pemilik dan supervisor tidak sendri dalam menghadapi masalah pencurian di kantor. Banyak konsultan dan investigator independen terkait keamanan kantor dan pencegahan pencurian menyedakan bantuan untuk Anda. Meskipun biayanya terlalu mahal untuk insiden kecil-kecilan, jika pencurian terus berlangsung dan menjadi masalah besar, jasa konsultan ini akan sangat berarti.

  • Audit internal sangat berguna apabila kecurangan terjadi di tingkat pembukuan. Karyawan bagian pembukuan bisa mencuri cukup banyak dari perusahaan tanpa ketahuan sehingga audtor luar akan sangat membantu.
Hadapi pencuri hanya jika Anda memiliki bukti yang meyakinkan.
Jangan menuduh atau memecat tanpa bukti karena hal tersebut hanya akan menurunkan semangat pekerja dan membuktikan bahwa Anda bisa memecat dengan semena-mena, apalagi jika di kemuian hari terbukti bahwa karyawan yang Anda pecat tidak mencuri. Untuk menghindarinya, tunggulah hingga Anda bisa membuktikan pencurian sebelum memecat.

  • Selain itu, jika Anda memecat karyawan tak bersalah, dan pada kontrak karyawan tersebut terdapat klausa keamanan posisi, tindakan Anda akan termasuk pemecatan tak berdasar, yang bisa menyebabkan Anda dtuntut. Namun demikian, kebanyakan kontrak kerja di AS memungkinkan Anda memecat karyawan kapan saja, baik dengan alasan maupun tanpa alasan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *